Long Trip Pertama Kali Bersama Bayi: Mengisi Momen 2 Hari Raya di Tanah Sumatera




Saya dan istri sangat excited dan senang bisa membawa bayi kami yang baru berusia 4 bulan 3 pekan untuk long trip ke luar pulau. Jadi, boleh dibilang dalam Blog kali ini, agak berbeda dari yang sebelum-sebelumnya, karena fokusnya bukan hanya pada destinasi wisatanya, tapi lebih kepada proses perjalanannya.

Hari Ahad, 16 April 2023, kami bertiga (saya, istri, dan bayi) diantar ke Stasiun Cirebon oleh opa, bune, uncle dan aunty-nya bayi kami yang sama-sama antusiasnya dengan saya dan istri. Perjalanan pun dimulai dan kami sangat menantikan petualangan yang akan datang. Kami bersyukur sekali karena mendapat kesempatan untuk membawa bayi kami jalan-jalan dengan misi mulia yaitu silaturahim dengan akung dan uti-nya di Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Juga untuk merayakan lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah di sana.



Kami naik kereta api dengan bayi kecil kami yang penuh keingintahuan, dan momen itu benar-benar istimewa. Sorot matanya yang polos melihat-melihat sekitar dengan penasaran, mengisi perjalanan kami dengan kebahagiaan.


Dalam perjalanan di kereta dari Cirebon menuju Jakarta, kami isi momen indah ini dengan penuh senyum dan tawa yang menghibur bayi kami, hingga akhirnya kami tiba di Stasiun Gambir sebelum waktu Maghrib. Dari sana, kami melanjutkan perjalanan menuju Menteng Square Apartment untuk bertemu dengan keponakan yang sudah tidak sabar ingin bertemu bayi kami.


Pada malam harinya, teman saya dan istrinya datang untuk bersilaturahim dan bertemu dengan kami di kafe Janji Jiwa & Toast yang berada di bagian bawah apartment. Kami ngobrol dan bercerita banyak hal pada malam hari itu, sambil menikmati suasana yang nyaman ditemani es kopi dan toast yang nikmat.


Keesokan harinya, Senin, 17 April 2023, kami menuju Gambir untuk melanjutkan perjalanan menggunakan bus DAMRI dan melewati Selat Sunda menggunakan kapal ferry. Kesan pertama kami menggunakan kapal laut bersama bayi cukup baik, karena ternyata di dalamnya terdapat nursing room yang cukup bagus untuk istri dan bayi saya.

Ruang ini sangat membantu untuk memberinya ASI dan membuatnya merasa nyaman selama perjalanan. Trip melintasi Selat Sunda menjadi lebih menyenangkan dan minim stres bagi kami sebagai orangtua yang baru pertama kali membawa bayi dalam perjalanan jauh.



Sebelum waktu Maghrib, alhamdulillah kami sudah sampai di Bandar Lampung dengan selamat, dan kami dijemput oleh akung dan uti untuk melanjutkan perjalanan ke rumah di Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Hari-hari di sana sebelum lebaran dipenuhi dengan kebahagiaan saat bayi kami bermain riang bersama akung dan utinya. Kami juga mengunjungi baby store untuk membeli pakaian bayi, karena bayi kami sudah bertambah berat badannya. Kami merasa begitu bersyukur bisa merayakan momen berharga ini bersama keluarga tercinta di kampung halaman istri saya.




Kemudian, tiba di hari lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah, yang bertepatan dengan hari Sabtu, 22 April 2023, kami merasakan atmosfer lebaran yang sangat mendalam. Ini adalah lebaran yang benar-benar istimewa, di mana kebahagiaan dan kedekatan keluarga begitu kental terasa dalam suasana yang penuh berkah.


Lalu, di hari Ahadnya, tanggal 23 April 2023, kami sekeluarga besar mengunjungi rumah uyut di Seputih Raman, Lampung Tengah, perjalanan sekitar 1 jam setengah menggunakan mobil. Tentu saja, bayi kami menjadi pusat perhatian di tengah-tengah saudara-saudara kami. Senyumnya yang polos dan kehadiran hangatnya menghiasi momen-momen bersama, sementara kami berbagi cerita, makanan lebaran, dan canda tawa bersama.



Beberapa hari berlalu dengan indahnya berlibur di Terbanggi Besar bersama keluarga. Hingga pada hari Kamis, 27 April 2023, kami kembali ke Jakarta melalui jalur udara, diantar oleh akung dan uti ke bandara.




Setelah boarding, kami penasaran bagaimana reaksi bayi kami saat diajak naik pesawat. Alhamdulillah, dimulai saat take off dari Radin Inten II International Airport hingga landing di Soekarno-Hatta International Airport, bayi kami tampak sangat menikmati perjalanan dan terlihat sangat enjoy.



Dari Terminal 1 Soetta, kami melanjutkan perjalanan dengan naik Skytrain atau Kalayang selama sekitar 3 menit untuk sampai ke Stasiun Kereta Bandara Soekarno-Hatta (BST). Dari BST, kami melanjutkan perjalanan dengan kereta api bandara yang ternyata cukup nyaman hingga kami turun di Stasiun Manggarai dan transit satu malam di Menteng Square Apartment.





Setelah istirahat malam yang nyaman dan nyenyak, keesokan harinya, Jum'at, 28 April 2023, kami memutuskan untuk berkeliling di sekitar apartment mencari sarapan untuk saya dan istri. Menikmati suasana pagi yang segar dan melihat pemandangan sekitar yang asri membuat pengalaman kami semakin menyenangkan.



Di siang harinya, kami melanjutkan perjalanan dari Stasiun Gambir, Jakarta, ke Stasiun Cirebon, kami sangat menikmati perjalanan di kereta, bayi kami pun begitu enjoy sampai dia menguap karena mungkin sudah lelah, atau bosan bisa jadi.


Begitu tiba di Cirebon, kami disambut oleh opa dan aunty yang dengan antusias langsung mengajak kami ngopi di Janji Jiwa & Toast dekat stasiun. Suasana yang hangat dan kopi yang nikmat menjadi pelengkap sempurna untuk momen kami di Cirebon.



Beberapa waktu berlalu dengan kami menikmati kegiatan-kegiatan di Majalengka.

• • •

Singkat cerita, sekitar dua bulan setelahnya, tepatnya pada hari raya Idul Adha 1444 Hijriyah, hari Kamis, 29 Juni 2023, kami sudah kembali berada di Terbanggi Besar, Lampung Tengah, bersama keponakan kami sekeluarga. Suasana lebaran yang penuh berkah kembali hadir, dan momen bersama keluarga selalu menjadi kenangan yang berharga.


Selama liburan Idul Adha ini, kami mengisi waktu dengan berbagai kegiatan seru. Menghadiri undangan, jalan-jalan sore, nge-mall, ke toko buku, dan bayi kami yang kini berusia 7 bulan senang sekali bermain bersama keponakan.






Tengah dalam keceriaan liburan kami di Terbanggi Besar, sebuah insiden tak terduga terjadi. Pada hari Ahad sore, tanggal 9 Juli 2023, akung kami sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Setelah beberapa medical check up yang intensif, pada Senin, 10 Juli 2023, para cucu pun menjenguk akung di rumah sakit. Alhamdulillah, keadaan akung kami mulai membaik, dan pada hari Selasa, 11 Juli 2023, akung sudah diizinkan untuk pulang ke rumah, membawa kelegaan dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.


Setelah menikmati liburan Idul Adha bersama keluarga selama sekitar 3 pekan lamanya, tiba saatnya bagi kami bertiga (saya, istri, dan bayi) untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Majalengka. Pada hari Sabtu, 15 Juli 2023, kami berpamitan dengan akung, uti, dan seluruh keluarga, kemudian kami diantar ke bandara oleh om dan bu lek.

Rute yang kami lalui sama seperti sebelumnya, dan untuk kedua kalinya, kami memilih membawa bayi kami terbang via jalur udara. Dari Radin Inten II International Airport, kami berangkat, dan bayi kami masih penuh excitement seperti sebelumnya.



Namun, yang menjadi perbedaan kali ini adalah, karena bayi kami sudah berumur 7 bulan setengah, di tengah perjalanan, kami membekalinya dengan biskuit kesukaannya sebagai camilan. Senyuman dan tangan kecilnya yang polos mengambil biskuit membuat momen perjalanan ini semakin indah, sekaligus menggambarkan perkembangan dan pertumbuhannya yang pesat dan sehat.



Setelah mendarat di Soekarno-Hatta International Airport, malam itu, kami langsung melanjutkan perjalanan ke Cirebon. Perjalanan dimulai dengan naik Skytrain, lalu melanjutkan dengan Kereta Bandara hingga Manggarai. Dari sana, kami melanjutkan perjalanan dengan GoCar ke Gambir, dan akhirnya naik kereta api menuju Cirebon.



Kami senang bisa mengalami hal-hal indah seperti ini, terutama saat bersama bayi. Ini adalah momen yang tak terlupakan dan membuat pengalaman kami sebagai keluarga kecil semakin berharga dan bahagia.