Ngedrift di Laut Trenggalek dan Wisata ke Gua Terpanjang di Asia Tenggara



Pekan pertama bulan Februari 2019 menjadi momen yang tak terlupakan bagi kami, tim terbaik beranggotakan 8 orang yang baru saja menyelesaikan salah satu program kerja terbesar di Universitas Brawijaya.

Dalam momen liburan berharga ini, kami memutuskan untuk berwisata singkat di kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tepatnya ke Pantai Pasir Putih Prigi. Berangkat dari Malang menggunakan mobil, perjalanan kami menuju Trenggalek diisi dengan tawa riang dan obrolan yang menyenangkan. Menikmati setiap momen, kami merasa semakin dekat dan lebih mengenal satu sama lain.

Sampai di Trenggalek, kami langsung disambut oleh gemerlap pantai pasir putih yang indah. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, kami menyewa perahu untuk berkeliling menikmati keindahan pantai tersebut. Ombak yang menggulung dengan lembut membawa kami merasakan sensasi luar biasa.

Sebagai pecinta adrenalin, kami tidak bisa melewatkan kesempatan untuk naik banana boat. Teriakan kegirangan terdengar saat kami terhempas kecepatan, bahkan tercebur berkali-kali karena tidak erat berpegangan pada tali. Nge-drift di laut ini menjadi pengalaman epik yang akan selalu kami kenang.



Tak hanya keindahan alamnya, Pantai Pasir Putih Prigi juga menggoda kami dengan wisata kulinernya. Kami berkuliner ria dengan sajian seafood segar, mulai dari cumi-cumi raksasa hingga ikan bakar dan udang yang menggoda selera. Rasanya begitu nikmat dan tak terlupakan, menciptakan harmoni kenikmatan di setiap gigitan.


Petualangan kami belum berakhir. Setelah itu kami lanjut menjelajahi keajaiban alam bawah tanah di Gua Lowo, yang konon merupakan gua terpanjang se-Asia Tenggara dengan total panjang sekitar 1774 meter.

Untuk wisatawan yang ingin menjelajahi sebagian dari Gua Lowo, terdapat jembatan yang disediakan. Panjang jembatan ini mencapai sekitar 859 meter, yang memungkinkan wisatawan untuk merasakan keindahan gua secara lebih dekat dan aman tanpa harus menyusuri seluruh panjang gua yang sangat panjang.


Langkah kami disambut oleh gemerlap stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan. Seperti menjelajahi dunia bawah tanah yang tersembunyi, kami terpesona dengan keindahan alam yang begitu memukau.

Gua Lowo memang menyimpan sejuta pesona. Formasi batu-batunya yang unik dan arsitektur alaminya yang menakjubkan, membawa kami ke dunia lain yang dipenuhi misteri. Setiap sudut gua memberi keajaiban tersendiri, dan kami seperti terhipnotis oleh pesona gua terpanjang ini.

Begitulah, satu hari penuh petualangan telah memberi kami kenangan indah yang tak terlupakan. Sore hari itu juga, kami kembali pulang ke Malang. Saya bersyukur sekali karena dapat mengeksplorasi alam Trenggalek dengan rekan-rekan dari tim terbaik ini.